Garis Utama

Garis Utama

2 min read437

Kasus K3 Kemnaker Kembali Disorot, Sidang Ungkap Dugaan Aliran Dana dan Gaya Hidup Pejabat

Sidang kasus korupsi sertifikasi K3 di Kemnaker mengungkap dugaan aliran dana Rp7,5 miliar dan gaya hidup mewah pejabat yang dijuluki “Sultan Kemenaker”.

O

OP Admin

Published in Garis Utama

Loading...
Kasus K3 Kemnaker Kembali Disorot, Sidang Ungkap Dugaan Aliran Dana dan Gaya Hidup Pejabat

JAKARTA – Persidangan kasus dugaan korupsi dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali menarik perhatian publik. Sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta mengungkap dugaan aliran dana miliaran rupiah hingga sorotan terhadap gaya hidup pejabat yang terseret dalam perkara tersebut.

Dalam persidangan, jaksa mengungkap dugaan aliran dana sebesar Rp7,5 miliar kepada Irvian Bobby Mahendro yang terkait dengan pengurusan sertifikasi dan lisensi K3 di Kemnaker. Dana tersebut diduga berasal dari praktik pemerasan terhadap pihak yang mengurus sertifikasi K3.

Nama Irvian Bobby Mahendro menjadi sorotan setelah disebut memiliki gaya hidup mewah dan dijuluki “Sultan Kemenaker”.

Julukan “Sultan Kemenaker” Muncul dalam Persidangan

Dalam sidang pemeriksaan terdakwa, mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel menyebut Bobby mendapat julukan “Sultan Kemenaker” karena sering menggunakan mobil mewah dan memiliki gaya hidup mencolok selama berada di lingkungan kementerian.

Persidangan juga sempat menjadi perhatian ketika hakim meminta putri Noel keluar dari ruang sidang untuk menjaga kondisi psikologisnya selama pemeriksaan berlangsung.

Selain dugaan aliran dana, sidang turut mengungkap dugaan adanya mekanisme setoran dalam proses pengurusan sertifikasi K3 di internal kementerian.

KPK Masih Dalami Dugaan Korupsi Sertifikasi K3

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mendalami dugaan korupsi dalam pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker.

Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah pejabat dan pihak terkait guna mengungkap aliran dana serta mekanisme dugaan pemerasan dalam pengurusan lisensi K3.

Kasus ini kembali memunculkan perhatian terhadap pengawasan internal di lembaga pemerintah dan integritas pejabat dalam pelayanan publik.

Publik kini menunggu proses hukum berjalan secara transparan untuk mengungkap seluruh fakta dan pihak yang terlibat dalam perkara tersebut.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles