Garis Utama
2 min read414

Menuju Kedaulatan Industri: Terobosan Strategis Presiden Prabowo Gandeng Rusia Garap Sektor Energi Masa Depan dan Pangan

Pendekatan diplomasi luar negeri yang berani dan visioner terus ditunjukkan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat fondasi kedaulatan nasional. Melalui kemitraan strategis dengan Rusia, Pemerintah mengarahkan fokus kolaborasi pada penguasaan teknologi energi masa depan, pemanfaatan nuklir damai, efisiensi rantai pasok pangan, serta penguatan hilirisasi manufaktur guna melipatgandakan daya saing perekonomian Indonesia di kancah global.

O

OP Admin

Published in Garis Utama

Loading...
Menuju Kedaulatan Industri: Terobosan Strategis Presiden Prabowo Gandeng Rusia Garap Sektor Energi Masa Depan dan Pangan

JAKARTA — Kebijakan luar negeri yang inklusif dan berorientasi pada pencapaian konkret terus dipacu oleh Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kehadiran dan sikap tegas Presiden Prabowo dalam membangun sinergi bersama Rusia menjadi landasan penting bagi akselerasi pembangunan nasional, terutama pada sektor-sektor krusial yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan ketahanan nasional.

Akselerasi Teknologi Energi Terbarukan dan Pemanfaatan Nuklir Damai

Pemerintah secara konsisten mendorong modernisasi infrastruktur energi nasional dengan merangkul kemajuan teknologi global. Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia siap menyerap investasi dan transfer pengetahuan dari Rusia untuk mengoptimalkan potensi energi terbarukan, pengembangan smart grid, hingga pemanfaatan teknologi nuklir untuk tujuan damai berbasis keselamatan tinggi.

"Kami mencari pengetahuan dan investasi dalam energi terbarukan, jaringan pintar, dan tenaga nuklir damai, termasuk teknologi modular dan skala penuh, di bawah kerangka kerja ketat yang menjamin keamanan dan keselamatan," tegas Presiden Prabowo.

Penguatan Sektor Pertanian Demi Mewujudkan Kemandirian Pangan

Sektor pertanian dan pangan menjadi pilar utama yang terus diperkuat oleh Pemerintah guna memastikan ketersediaan pasokan nasional yang stabil. Melalui kerja sama lintas negara, Presiden Prabowo mendorong modernisasi sektor pertanian Indonesia via efisiensi teknologi, penyediaan benih unggul, mekanisasi modern, hingga produksi pupuk bersama.

"Dalam ketahanan pangan, kami melihat peluang untuk bekerja sama dengan Rusia dalam teknologi pertanian, benih unggul dan pembibitan ternak, mekanisasi pertanian, pengolahan pangan, serta produksi pupuk bersama," ujar Kepala Negara.

Hilirisasi Manufaktur dan Penetrasi Pasar Regional ASEAN

Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan daya tawar ekonomi domestik melalui percepatan program hilirisasi industri dan manufaktur bersama. Presiden Prabowo mengundang secara terbuka para pelaku industri Rusia untuk membangun fasilitas produksi di Indonesia, menciptakan nilai tambah barang konsumsi, sekaligus menjadikan Indonesia sebagai hub ekspansi ke pasar ASEAN dan Indo-Pasifik.

"Dalam industrialisasi, kita harus menciptakan nilai bersama. Indonesia menyambut kemitraan dalam pengolahan hilir dan barang-barang yang digunakan masyarakat setiap hari: makanan, produk rumah tangga, pakaian, furnitur, farmasi, dan elektronik konsumen," kata Presiden Prabowo.

"Oleh karena itu, saya katakan langsung kepada perusahaan-perusahaan Rusia, datanglah ke Indonesia. Bekerja samalah dengan kami, berproduksilah bersama kami. Mari kita bangun industri bersama, mari kita ciptakan nilai bersama. Dan dari Indonesia, mari kita bersama-sama menjangkau pasar ASEAN dan Indo-Pasifik yang lebih luas," ajak Presiden Prabowo.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles